Cara Cek IMEI Terdaftar Sebelum Membeli Smartphone

Untuk menekan jumlah smartphone black market yang dijual di Indonesia, pemerintah membuat regulasi dengan mencegah smartphone dengan IMEI tidak terdaftar untuk menerima jaringan operator Indonesia. Meski memang smartphone bekas memang lebih murah dan terkadang tidak selalu dalam kondisi buruk. Berikut ini ada cara cek IMEI terdaftar sebelum beli smartphone bekas.

Sebelum kita memulai cara cek IMEI terdaftar di Kemenperin atau belum, kita lihat dulu bagaimana peraturan pemerintah ini bekerja dan mengenal apa itu IMEI. Semua perangkat telepon genggam tak terkecuali smartphone memiliki kode identitas unik yang disebut dengan IMEI atau International Mobile Equipment Identity. Nomor IMEI ini bisa kamu lihat di beberapa tempat.

Yang pertama kamu bisa melihat di kardus penjualan smartphone. Jika kardusnya itu asli milik smartphone tersebut, maka IMEI yang dicetak pun sama dengan perangkatnya. Ini juga bisa menjadi tips untuk kamu beli smartphone bekas. Yang kedua ada di belakang baterai namun kini karena hampir semua smartphone menggunakan baterai tanam maka lokasinya berbeda.

Informasi IMEI juga bisa kamu lihat dalam sistem smartphonemu. Umumnya kamu perlu menekan #06# agar dapat memunculkan informasi tersebut. Apabila kamu memiliki dua simcard dalam smartphonemu, maka akan ada dua IMEI atau sejumlah dengan slot simcard yang ada. Lalu sebenarnya apa manfaat dari keberadaan IMEI ini?

Manfaat dari IMEI itu sendiri ada tiga yang paling utama, yakni mengetahui identitas perangkat, mengecek garansi dan yang terakhir adalah melacak perangkat yang hilang. Tidak jarang IMEI juga dikaitkan dengan melacak tindak kejahatan cyber seperti penipuan dan penyebaran berita bohong. Itulah mengapa kamu perlu tahu cara cek IMEI terdaftar sebelum membeli smartphone.

Alasannya, apabila smartphone yang kamu beli merupakan smartphone yang masuk ke Indonesia secara ilegal, kamu dijamin tidak akan bisa menggunakan jaringan komunikasi di Indonesia. Memang ada cara agar kamu bisa tetap menggunakan smartphonemu, namun hingga kini belum ada kejelasannya. Nah sekarang kita langsung saja menuju langkah-langkahnya:

  1. Cari IMEI dari smartphonemu seperti cara diatas, bisa kamu lihat di kardus penjualan, di bodi smartphone atau menekan #06# pada telpon maka akan muncul IMEI smartphone kamu secara otomatis.
  2. Catat IMEI tersebut dan jangan sampai ada yang salah
  3. Kunjungi situs Kemenperin untuk mengecek IMEI smartphone kamu yakni di situs https://imei.kemenperin.go.id/
  4. Masukkan IMEI yang sudah kamu catat
  5. Tekan ikon pencarian atau kaca pembesar, tunggu hasilnya
  6. Jika IMEI mu terdaftar maka akan muncul data di layar, namun bila tidak akan muncul peringatan jika IMEI smartphonemu tidak terdaftar

Namun, hal itu berlaku ketika kamu membeli smartphone baik bekas maupun baru sekalipun dimana penjual bukanlah penjual resmi. Pasalnya peraturan tersebut berlaku untuk samrtphone yang baru diaktifkan dengan simcard Indonesia per tanggal 18 April 2020. Jika smartphone tersebut sudah lama aktif di Indonesia, maka kamu tidak perlu khawatir.

Kecuali jika smartphonemu masih baru dan belum diaktifkan. Namun sebenar kamu tidak perlu melakukan cara cek IMEI terdaftar apabila ada sms masuk ke smartphone mu yang menyatakan jika IMEI smartphone tersebut telah terdaftar sebelumnya. Tentu ini berlaku untuk smartphone lama saja yang sudah aktif sebelum pemberlakuan peraturan tersebut.

Meski dikatakan ada cara pembayaran pajak khusus agar smartphone yang terblokir sinyalnya tersebut dapat digunakan secara normal, namun hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai hal tersebut sehingga kita perlu semakin berhati-hati dalam membeli smartphone. Semoga artikel ini bermanfaat untuk semua pemain.

Sending
User Review
5 (1 vote)

Leave a Comment