Cara Mendapatkan Uang dari Google Play Store

cara mendapatkan uang dari Google Play StoreApakah kamu merupakan penikmat aplikasi gratisan di Play Store? Jika iya apakah kamu pernah berpikir bagaimana mereka para pengembang atau developer mendapatkan uang untuk mengembangkan aplikasinya? Untungnya para pengembang punya beberapa cara mendapatkan uang dari Google Play Store dan semoga ulasan ini menjadi inspirasimu untuk membuka peluang usaha baru yakni mengembangkan aplikasi android.

Cara mendapatkan uang dari Google Play Store sebenarnya tidaklah susah. Meskipun aplikasinya gratisan, para pengembang bisa mendapatkan uang dengan berbagai cara. Kita akan bahas satu persatu apa saja yang dilakukan developer untuk mendapatkan uang dari aplikasinya.

1. Memasang Iklan

cara mendapatkan uang dari Google Play StoreYa, hal pertama yang seringkali digunakan oleh para pengembang aplikasi untuk membantu mereka mendapatkan pundi-pundi keuntungan adalah memasang iklan. Tidak heran kita sering menemukan iklan di pojok bawah atau atas aplikasi dan bahkan ada pula iklan yang muncul di hadapan layar serta kita perlu menunggu beberapa detik agar iklannya lewat.

2. Aplikasinya Dijual

cara mendapatkan uang dari Google Play StoreCara mendapatkan uang dari Google Play Store yang kedua adalah dengan membuat aplikasi tersebut berbayar. Tidak sedikit aplikasi berbayar yang seringkali kita temukan, mulai dari game hingga aplikasi yang umumnya sangat berguna. Harganya pun sangat bervariasi mulai dari yang hanya beberapa ribu hingga ada juga yang sampai beberapa ratus ribu rupiah.

3. Berlangganan

Selain dua cara diatas, ada juga cara mendapatkan uang dari Google Play Store melalui berlangganan atau subscription. Cara ini mungkin masih jarang ditemui di aplikasi android, namun untuk aplikasi iOS banyak sekali pengembang yang memaksa konsumen untuk berlangganan setiap bulannya ketimbang membeli hak penggunaan aplikasinya.

4. In-App Purcashe atau Pembelian dalam Aplikasi

Cara selanjutnya yang dilakukan para pengembang untuk mendapatkan penghasilannya adalah dengan menjual bagian-bagian fitur dalam aplikasinya seperti misalnya pada aplikasi edit foto, filter tertentu harus dibeli agar bisa digunakan. Cara ini paling sering ditemukan pada aplikasi game dan juga aplikasi edit foto atau video.

5. Rekanan Dengan Perusahaan Lain

Cara terakhir untuk mendapatkan uang dari aplikasi adalah dengan membuatkan aplikasi untuk UKM-UKM hingga perusahaan-perusahaan besar. Biayanya sendiri tidaklah murah, seperti halnya pembuatan logo, website dan iklan, pembuatan aplikasi juga bisa mencapai angka jutaan. Misalnya saja anda membuatkan aplikasi pesan makanan untuk Cafe dengan pembayaran yang bisa dilakukan pada aplikasinya.

Selain cara-cara diatas, sebenarnya masih ada beberapa cara lainnya yang juga digunakan para pengembang atau developer untuk mendapatkan uang dengan aplikasinya. Cara tersebut adalah dengan mengunduh data penggunanya dan menjualnya kepada pihak ketiga. Kasus ini pernah muncul beberapa tahun yang lalu saat Facebook menjual jutaan data pengguna untuk kemenangan pemilu Donald Trump.

Cara ini memang ilegal karena bisa saja data perbankan kita juga turut dicuri hingga data tentang sosial media kita. Selain itu hal ini berdampak buruk bagi pengembangnya sendiri karena data-data penggunanya bisa digunakan untuk hal-hal yang mengerikan seperti melakukan tindakan kejahatan. Pengembang aplikasi juga tidak akan dipercaya lagi sehingga saat merilis aplikasi baru, aplikasinya tidak akan ada yang mengunduh.

Dan yang paling parah adalah aplikasi dan akun Google pengembangnya bisa saja di banned dari Play Store. Jadi mulai sekarang kamu harus waspada, jangan sekali-sekali menginstal aplikasi dari luar Play Store yang tidak jelas asal-usulnya karena bisa saja aplikasi tersebut terselip virus dan juga kode berbahaya yang memata-matai akun pribadi kita. Semoga artikel ini bermanfaat.

Sending
User Review
5 (1 vote)

Leave a Comment